kadang-kadang, kite terlupe ape sebenarnya peranan kite sebagai hamba dan sebagai khalifah di dunia..
jadi, saya ade terbaca kisah analogi empat lilin yang menggambarkan kite sebagai seorang budak yang takut akan kegelapan dan sepatutnya berperanan untuk memastikan 3 lilin penting untuk hidup..
pada saya, kisah ini mengandungi mesej dimana kite sebagai manusia dan sebagai muslim bertanggungjawab untuk menjaga kedamaian hidup, memelihara iman dan menjaga nikmat cinta supaya ikhlas kerana Allah..
hayati kisah ini dan renungkan...
Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Lilin yang pertama berkata : “Aku adalah Damai, namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Lilin yang kedua berkata : “AKu adalah Iman, sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala” begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
dengan sedih Lilin ketiga bicara : “Aku adalah Cinta, tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya” tanpa menunggu waktu lama, maka matilah lilin ketiga.
Tanpa terduga…. seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar dan melihat ketiga lilin telah padam.Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata : “Apa yang terjadi?! kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan!” lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : “Jangan takut, jangan menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya, Aku Adalah HARAPAN” dengan mata bersinar, sang anak mengambil lilin harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.
No comments:
Post a Comment